Blog Smata Academy

Diposting : 12 Juni 2021
Cara ‘Survive’ Dari Pademi COVID-19 Dengan Bisnis Digital

Cara ‘Survive’ Dari Pademi COVID-19 Dengan Bisnis Digital

COVID-19 sampai saat ini menyebabkan perekonomian seluruh daerah mengalami kontraksi yang dalam, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengembalikan kinerja perekonomian dengan cara mendorong mobilitas konsumsi masyarakat melalui transformasi UMKM berbasis digital sebagai cara bertahan pada saat masa pademi COVID-19.

Penggunaan e-commerce, sosial media, jasa pembayaran, aplikasi ticketing, hiburan, logistik, investasi, virtual meeting hingga aplikasi jual beli barang digital lainnya sudah sangat melekat di kalangan masyarakat di Indonesia saat ini bukan? Penggunaannya pun semakin hari semakin meningkat, terutama di masa pademi COVID-19 nah media digital juga menjadi peluang besar dan tidak terhindarkan ditengah turunnya kinerja ekonomi.

Tips Bertahan dari Masa Pademi

Tidak hanya itu media digital juga mampu menjangkau target pasar dengan lebih akurat serta lebih efisien dalam biaya maupun evakuasi kinerjanya lebih cepat. Salah satunya adalah dengan digital marketing dimana para pengguna internet memiliki ketertarikan terhadap suatu produk atau jasa yang di promosikan.

Nah, bagaimana para pebisnis bisa bertahan dan memiliki peluang ditengah pademi saat ini? Berikut ini adalah tips nya.

  1. Membuat produk yang relevan dan bermanfaat, mengkombinasikan produk yang ada ataupun menciptakan produk dengan market baru yang relevan.
  2. Maksimalkan strategi digital marketing, setelah Anda membuat suatu produk yang sesuai dengan keadaan saat ini, selanjutnya Anda harus mengetahui siapa yang menjadi target market Anda. serta tentukan di mana target market Anda contohnya sosial media, marketplace atau search engine. Setelah itu, optimasi melalui platform tersebut.
  3. Gunakan promosi yang menarik, promosi menjadi peran penting dalam setiap marketing. Seperti, memberikan potongan harga, bonus produk atau promo lainnya yang menarik pemasaran online.
  4. Berkolaborasi dengan influencer, cara ini merupakan salah satu strategi pemasaran agar brand Anda dikenal dengan banyak orang yang tepat. Namun, Anda juga jangan salah untuk memilih influencer, harus tepat untuk memilik influencer dengan produk Anda dan jangan hanya untuk awareness saja. Anda juga bisa meningkatkan penjualan dan membangun brand image yang positif dalam e-commerce ataupun marketplace.
  5. Mengubah startegi pemasaran, ini sudah saatnya Anda beranjak dari strategi secara offline menuju online dengan memanfaatkan digital marketing seperti menggunakan platform periklanan google, sosial media yang mendukung bisnis secara online

Begitulah tips pembisnis agar tetap bertahan, namun sayangnya pelaku usaha memiliki keterbatasan dalam pengetahuan pemasaran, keterampilan kritis pemasaran atau membuat strategi dalam digital marketing. Tapi tidak perlu khawatir karena saat ini SMATA (Sales Marketing Talent Academy) hadir untuk Anda, loh.

SMATA merupakan kampus terbaik di Kota Bali dengan memiliki kualitas pendidikan serta kurikulum berkualitas dan biaya kuliah yang terjangkau. Memiliki program pelatihan 1 tahun di SMATA Anda akan mendapatkan pendidikan selama 6 bulan dan 3 bulan kesempatan untuk short couse. Anda mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan skill di beberapa perusahaan yang sudah bekerja sama dengan kami.

Bagaimana? Masih ragu dengan SMATA? Mengikuti pendidikan digital marketing sangatlah penting, loh. Karena selain Anda akan mendapatkan program studi pemasaran digital dari pengajar dan praktisi berpengalaman di bidang bisnis digital Anda juga akan mendapatkan sertifikat resmi dari negara kepada setiap alumni yang sudah lulus mengikuti program bisnis digital marketing.

Tidak hanya itu, jika Anda sukses dalam bisnis yang dibuat akses modal juga akan didapatkan untuk mengambangkan usaha yang Anda miliki. Karena, semua siswa dan siswi akan diberikan program mentoring. Nah, tunggu apalagi? Kesempatan ini terbatas, loh. Yuk daftarkan segera diri Anda dan informasi lengkap bisa Anda klik disini!

Bagikan Tulisan Blog Ini :

Komentar


Tulisan Blog Lainnya

Whatsapp
SEDANG MEMPROSES ...